Keran Kloset FIP Digondol Maling

10 Comments
Pelaku pencurian keran kloset

Pelaku pencurian keran kloset

DIDAKTIKA-(Jakarta) Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Jakarta kehilangan keran kloset. Pelaku berhasil ditangkap, diduga pelaku sudah lama beraksi di UNJ.

Selasa (7/2) terjadi tindak kriminalitas di FIP UNJ. satu buah keran kloset berhasil diambil walaupun pelaku pencurian akhirnya tertangkap. Kejadian pencurian tersebut bermula dari kecurigaan petugas keamanan Unj terhadap DN alias Buluk. Selepas jam istirahat makan siang, pelaku terlihat keluar dari FIP, petugas yang sudah menaruh curiga langsung membekuk DN di tempat.

Dari tas DN ditemukan satu buah keran kloset yang berhasil dia bongkar dari kloset FIP. “Keran kloset pelaku jual dengan harga 120 ribu,” kata Gunawan satpam UNJ. Gunawan menambahkan, pelaku biasa menjual barang curiannya ke pasar loak seperti pasar rumput, dan pasar poncol.

DN dicurigai karena sebelumnya telah dicurigai mencuri keran kloset, Sabtu (5/2) di Gedung Pusat Studi dan Sertifikasi Guru. Saat itu sedang berlangsung acara Internasional  yang diselenggarakan Program Pasca Sarjana UNJ. Saat acara berlangsung, pihak kemanan mendapati kloset yang tidak dapat digunakan ditambah DN yang terekam oleh CCTV.

“Kita sudah mencurigai pelaku karena gerak-geriknya yang terekam di CCTV Gedung Pusat Studi dan Sertifikasi UNJ ditambah ada kehilangan keran kloset,” imbuh Bambang Supriyadi Kepala Kemanan UNJ.

DN mengaku dia telah melakukan aksi pencurian keran kloset di UNJ sebanyak tiga kali. Dalam melakukan aksi sebelumnya, ia malah dibantu oleh dua rekannya: AD, dan GN. DN yang kelahiran Maluku, 18 Januari 1988 mengaku berdomisili di Tanggerang. Total DN sudah mencuri sembilan keran kloset di UNJ, tiga pada aksi pertama (belum diketahui TKP-nya), lima di Gedung Pusat Studi dan Sertifikasi, dan satu di FIP.

Selain keran kloset, dari tas DN juga ditemukan jarum suntik, dan narkotika. “Pelaku ternyata juga seorang pengguna narkoba, karena dari tas-nya ditemukan jarum suntik, dan narkotika. Sepertinya hasil curiannya digunakan untuk membeli narkoba. ”Tambah Bambang yang telah bertugas di UNJ sebagai petugas kemanan sejak 1982.

Setelah diinterogasi di pos satpam, pelaku langsung dibawa ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Anggar Septiadi

guest83

Author

guest83

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *