World Down Syndrome Day

No Comment Yet

“I’m strong when I’m on your shoulder. You raise me up, to more than I can be.” lirik lagu milik Josh Groban yang dinyanyikan oleh Delon seperti ingin menguatkan penderita down syndrome.

Minggu (15/4) bertempat di teater terbuka, kampus A, UNJ (Universitas Negeri Jakarta) diadakan peringatan hari down syndrome sedunia. Kegiatan ini dilaksnakan oleh Yayasan ISDI (Ikatan Syndroma Down Indonesia). Peringatan hari down syndrome dunia digagas PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) setiap tanggal 21 Maret.

Penderita down syndrome adalah orang-orang yang memiliki kelainan  pada kromosomnya. Kromosom yang berbeda ada pada kromosom 21. Alasan pemilihan bulan Maret karena kromosom yang memiliki kelainan itu berjumlah tiga, padahal kromosom pada orang normal hanya berjumlah dua.

Aryanti, tokoh yang menggagas berdirinya ISDI, mengucapkan terima kasih kepada UNJ atas kerjasamanya menyelenggarakan acara untuk memperingati hari down syndrome sedunia. Menanggapi hal tersebut, Mustara, staf pembantu rektor bidang kemahasiswaan mengucapkan salut dan bangga terhadap ISDI. Mustara salut dan bangga karena anak-anak ISDI adalah anak-anak yang bisa hidup mandiri, meski mereka menderita down syndrome.

Untuk memperingati hari down syndrome, para penderita down syndrome menunjukan kelebihan mereka. Mereka yang menunjukan kebolehan dalam menari, menyanyi, bermain keyboard, bermain drum bahkan bermain angklung. Menurut Mustara, anak-anak ISDI merupakan model yang terbaik dari penderita down syndrome. Hal itu memang nampak dari mereka, seperti Kelly, salah satu penderita down syndrome yang menyanyikan lagu Indonesia Pusaka.

Hal ini membuka mata mereka yang acuh tak acuh terhadap para penderita down syndrome. Para penderita down syndrome memang ada di sekitar kita. Hal ini membuat kita menyadari paling tidak mengerti keadaan mereka. Penyandang down syndrome berjumlah 7 Juta di dunia. Di Indonesia sendiri penderita down syndrome berjumlah 300 ribu. Hal ini menyadarkan kita agar tidak menelantarkan penderita down syndrome di Indonesia. Juga menyadarkan jangan sekali-kali untuk menghindari apalagi menelantarkan. Karena masih ada lembaga yang peduli terhadap para penderita down syndrome seperti ISDI.

Selain membuka mata terhadap adanya keberadaan mereka, sekaligus dapat diketahui bahwa memang sebenarnya mereka sama seperti kita. Ketika Delon mengisi acara dalam peringatan hari down syndrome sedunia. Para penderita down syndrome nampak antusias melihat Delon bernyanyi, bahkan anak-anak penderita down syndrome mengucapakan i love you kepada Delon yang spontan membuat penonton tertawa. Delon pun membalas dengan ucapan sayang kalian juga.

Sore itu panampilan Delon membuat suasana menjadi semakin meriah. Terutama ketika Delon menyanyikan lagu  You Raise Me Up milik Josh Groban. Sebelum bernyanyi Delon mengungkapkan bahwa lagu ini adalah lagu yang menginspirasinya ketika belum menjadi apa-apa hingga sekarang, nampak Delon begitu menghayati lagu itu. Penonton pun ikut terhanyut mendengarkan penghayatan lagu You Raise Me Up yang dinyanyikan oleh Delon.

Selain dimeriahkan oleh Delon, acara juga di meriahkan oleh Once. Sebagai lagu pembuka, Once menyanyikan lagu  Dealova yang di sambut sorak dari penonton. Warna suara Once yang khas dan lirik lagu bertemakan cinta membuat penonton ikut menyanyi bersamanya. Setelah Delon dan Once ikut memeriahkan peringatan hari down syndrome sedunia pada hari itu. Acara ditutup dengan dibawakannya permainan angklung dari penderita down syndrome.

Indah Hidayatie

guest83

Author

guest83

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *