Agenda Pembinaan MPA UNJ Mendapat Penolakan

1 Comment

Masa Pengenalan Akademik UNJ 2011

Jum’at (8/6) bertempat di ruang sidang Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan diadakan rapat koordinasi mengenai MPA 2012 UNJ. Pertemuan tersebut oleh Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan Bidang Kemahasiswaan dari beberapa fakultas, Unit Kegiatan Mahasiswa, dan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas.

Gelaran MPA tahun ini ditambah dengan agenda pembinaan yang akan diikuti mahasiswa baru selama sepuluh kali pertemuan. Pembinaan ini akan diisi materi akademik, dan juga beragam materi lainnya sepert: achievment monitoring training, pendidikan karakter, penulisan ilmiah, Program Kreatifitas Mahasiswa, Program Mahasiswa Wirausaha.

Rencananya, agenda tersebut akan dilaksanakan pada hari sabtu, sehingga tidak menganggu kegiatan perkuliahan. “Gambarannya tiap materi akan punya durasi tiga jam,” ujar Mustara, selaku Staff Pengembang Pembantu Rektor Kemahasiswaan.

Adanya kegiatan pembinaan di hajat MPA tahun ini ternyata banyak menuai penolakan dari mahasiswa. Mastri, Ketua BEM FIK menuturkan bahwa FIK punya banyak kegiatan fakultas untuk mahasiswa baru, khususnya di akhir pekan yang terbentur jadwal pembinaan bila jadi dilaksanakan.

“Untuk Mahasiswa baru banyak latihan yang wajib dilakukan seperti atletik, renang, senam yang menjadi bagian dari perkuliahan.” Papar Mastri. “Kegiatan tersebut reguler dilakukan selama satu semester di akhir pekan.”

Kiki Subaeki Ketua Forum Komunikasi UKM juga menambahkan kegiatan pembinaan agak meminggirkan Unit Kegiatan Mahasiswa karena hampir satu minggu dijejali kegiatan akademik. “UKM punya banyak kegiatan di akhir pekan, apalagi saat tahun ajaran baru. saat ada pembinaan lantas bagaimana nasib regenerasi UKM selanjutnya.“ ungkapnya.

Pembinaan yang dicanangkan memang dirasa memberatkan para pegiat mahasiswa yang aktif berorganisasi karena mahasiswa makin lama makin dijauhkan dari kegiatan kemahasiswaan, khususnya UKM yang menjadi ajang minat dan bakat serta aktualisasi mahasiswa.

Menanggapi hal tersebut Erika, selaku Staff Pengembang Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan menyatakan bahwa pembinaan mahaasiswa baru justru harus dijadikan peluang bagi UKM guna mneggaet anggota. “Bila dalam perspektif marketing, justru harus dijadikan peluang. Bayangakan 4000-an mahasiswa ada dalam satu kesempatan, itu kan peluang besar buat UKM promosi,” Tampik Erika.

Anggar Septiadi

guest83

Author

guest83

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *