Semua Merapat di GSG

423 Comments

Penutupan MPA 2012 dilaksanakan dengan menggabungkan 6200 maba di GSG UNJ.

Ada yang menarik dalam penyelenggaran MPA (Masa Pengenalan Akademik) 2012. Jumlah mahasiswa baru membludak hingga mencapai 6200 mahasiswa. Hal tersebut membuat Panitia MPA kelimpungan mencari tempat untuk menggelar acara penutupan yang digelar hari Sabtu (1/9). Namun pilihan tempat tetap jatuh kepada Gedung Serba Guna (GSG) Kampus B Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Berbeda dengan tahun lalu, penutupan MPA kali ini akan digabungkan dalam satu gelombang. 6200 mahasiswa baru akan dikumpulkan menjadi satu di dalam GSG. Ketua MPA 2012 Niki Segara mengatakan, soal penggabungan ini sebelumnya sempat menuai perdebatan diantara Pembantu Rektor (PR) 3, Pembantu Rektor 1 dan Ketua Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK).

“Pihak PR 1 dan PR 3 tidak setuju ketika diusulkan untuk penggabungan dua gelombang penutupan. Namun pihak BAAK menyetujui karena mahasiswa harus diberikan jadwal waktu satu hari sebelum masuk kuliah,” tutur Niki.

Pemilihan GSG sebagai tempat penyelenggaraan acara ternyata juga tidak menyelesaikan masalah. Karena kapasitas gedung yang terletak di Kampus B UNJ itu pun tidak mampu menampung seluruh maba. Maka jalan keluar yang diambil panitia adalah dengan membuka sekat yang ada di dalam gedung. Untuk menampung maba yang tidak dapat tempat, akan didirikan tenda di bagian luar GSG.

Jumlah maba yang membludak, mengharuskan panitia untuk melipatgandakan daya listrik yang digunakan untuk soundsystem. Tahun ini akan digunakan soundsystem berkekuatan 10.000 watt. Diharapkan dengan besarnya soundsystem akan dapat membantu mengatasi masalah yang ada. “Kita akan getarkan GSG!” tukas Koordinator Seksi Acara MPA UNJ Bregas.

Untuk konsep acara, mereka mengusung bentuk yang sederhana. Tujuannya untuk membuat acara menjadi meriah dan seru untuk serta dapat memberikan kesan pada maba. “kami ingin membuat acara penutupan dengan memberi kesan energik, glamor, meriah dan riang,” jelas Bregas.

Acara yang akan digelar mulai pukul 08.00 hingga 16.00 ini akan diisi dengan parade seluruh ormawa tingkat Universitas. Selain itu juga akan diadakan acara bertemakan Selayang Pandang. Dalam acara tersebut, akan ditampilkan profil UNJ dalam rangka menanamkan kecintaan maba kepada kampus.

Pada awalnya untuk acara ini, panitia akan menghadirkan band Jiung. Namun karena satu dan lain hal band Jiung gagal didatangkan. Anggaran dana yang tidak jadi digunakan untuk menyewa grup musik tersebut, kemudian dialokasikan untuk keperluan acara. Seperti penambahan daya untuk soundsystem dan pemasangan tenda yang memerlukan biaya tinggi.

Duka cita hinggap dalam perhelatan MPA UNJ 2012. Pasalnya, salah satu panitia meninggal dunia pada Kamis lalu (30/8). Untuk itu, dalam acara penutupan, Panitia MPA Universitas akan menyelipkan sesi mengheningkan cipta di tengah acara. Panitia juga diwajibkan mengenakan ikat lengan berwarna hitam sebagai wujud berkabungnya panitia.

Meski diikuti 6200 maba, acara yang akan digelar selama delapan jam ini diharap dapat menghasilkan suasana kondusif. Karena masih terdapat kekhawatiran dari pihak maba. “Emangnya besok bisa muat yah? Maba Fakultas Teknik (FT) aja ada 1500, terus acaranya gimana,” tutur Okta, maba FT.

guest83

Author

guest83

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *