POM Tandingan

832 Comments

FIS kini memliki POM sendiri, buah hubungan yang tidak harmonis dengan POM universitas

Beberapa waktu lalu Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mengadakan pertemuan antara fakultas dengan orang tua mahasiswa baru (maba) 2012. Pertemuan tersebut membicarakan pembentukan Persatuan Orang tua Mahasiswa (POM) dalam lingkup fakultas dan biaya pembangunan masjid.

Komarudin, Dekan FIS mengungkapkan alasan pembentukan POM tandingan, dikarenakan POM Universitas belum mampu secara menyeluruh menanggulangi kesulitan mahasiswa dari segi pendanaan, “banyak orang tua maba   mengeluh biaya kuliah kepada saya ditambah POM pusat hanya memberikan pinjaman maksimal 600 ribu”.

Pola kerja yang tidak transparan dan keenganan POM Universitas mengajak Pembantu Dekan (PD) III FIS (Sarkadi-red), sebagai Dewan Komisaris dalam rapat intern POM, menambah daftar panjang alasan terbentunya POM tandingan tingkatan FIS. Kisruh diantara FIS dan Universitas dalam pengelolaan POM, menunjukkan tidak ada koordinasi yang baik diantara keduanya.

Drajat, sekretaris POM UNJ, mengelak hal tersebut. Keluhan sarkadi yang ditunjukkan kepada POM Pusat dijawab dengan memberikan brosur yang berisi foto  para pembantu dekan III yang sedang rapat. “Bisa ditanyakan kepada Pembantu Dekan III yang lain”, ujarnya. Ia pun tidak melarang adanya pembentukan POM yang lain, jika pembentukannya berpijak pada tujuan dan izin yang jelas.

POM yang telah diresmikan Fakultas Ilmu Sosial di Unit Pelayanan Terbuka (UPT) Perpustakaan, menurut sarkadi tidak akan ada penarikan uang tambahan kepada maba. Mekanisme yang awalnya terpusat di universitas, beralih dengan ke system  pembagian beberapa persen uang ke aliran kas Fakultas.

Lembaga otonom yang telah berdiri  tahun 1987 ini, menekankan perbaikan pembiayaan kepada mahasiswa kurang mampu dengan memberikan pinjaman lunak atau utang. Nantinya uang tersebut dikembalikan lagi ke POM. Dana POM bersumber dari iuran orang tua mahasiswa untuk pembayaran 8 semester sebesar Rp80.000 serta sumbangan wajib Rp100.000.

Pembentukan POM tingkatan UNJ, menjadi lembaga pusat yang mengkoordinir aliran dana POM tingkatan bawah seperti fakultas dan jurusan. Namun jika sudah sampai bermunculannya pembentukan POM tandingan seperti di FIS, berarti ada yang mengganjal dari kerja-kerja POM pusat. Jika ini terus dibiarkan, membuka kemungkinan akan adanya POM-POM tandingan lainnya.

guest83

Author

guest83

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *