Icip-icip Gedung Baru

3 Comments

Gedung IDB II. Sudah digunakan sebagai tempat penyelenggaraan pengarahan Masa Pengenalan Akademik 2013.

Meskipun belum layak untuk digunakan, gedung IDB II dipakai untuk briefing kegiatan MPA (Masa Pengenalan Akademik) Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya, MPA fakultas Ekonomi (FE) UNJ tahun 2013  seharusnya menempati gedung Unit Pelayanan Teknis Perpustakaan (UPT Perpustakaan) untuk melaksanakan briefing MPA. Seperti yang diungkapkan Dimas, ketua pelaksana MPA FE “Sebenarnya dulu – dulu kita mengelar acara MPA FE di UPT Perpustakan.” Namun, karena Fakultas Bahasa dan Seni menggunakanya untuk acara yang sama, maka FE harus rela menempati gedung IDB II (Islamic Development Bank).

Izin penggunakan gedung IDB diberikan oleh pihak rektorat melalui Riza Pahala, Staff Pembatu Rektor II ( PR II) menuturkan, “karena gedung velodrome tidak bisa digunakan sedangkan UNJ sedang menggela hajat MPA dengan tujuan membekali Mahasiswa baru untuk masuk dunia kampus. ditambah UNJ sendiri tidak mempunyai gedung yang dapat menampung peserta dengan jumlah ratusan orang.”  Ia menambahkan, pihak rektorat memaklumkan pemakaian gedung IDB II bagi MPA fakultas Ekonomi dan Fakultas Ilmu Pendidikan meskipun dengan fasilitas pembangunan yang belum rampung.

Gedung IDB II rencananya akan digunakan untuk pelaksanaan perkuliahan dan beberapa ruang yang bisa juga digunakan untuk acara lokakarya, seminar atau semacamnya. Hal ini terlihat dari konsep bangunanya yang menyediakan 94 ruang kuliah dengan maksimal 40 mahasiswa perkelas. “Pernah masuk kampus lain ngga mba? Dimana kampus itu, mempunyai gedung kuliah umum yang bukan milik fakultas ini ataupun fakultas itu, sehingga ketika pemakaian tidak ada masalah disatu kelas kepenuhan tetapi dikelas lainya kosong,” tutur Riza. Hal itu menunjukan rencana konsep pengelolaan gedung ini juga memberikan yang berbeda dengan lainya.

Tetapi dengan penggunaaan gedung itu untuk kegiataan briefing MPA dirasa sangat terburu – buru pemakainya. Sebab, Memang terlihat hampir sudah selesai dari bentuk bangunannya. Namun secara insfrastruktur sepreti listrik, air, dan WC. belum sepenuhnya rampung. Apalagi sistem pengelolaanya yang belum jelas sama sekali, meskipun sudah turunya SK tentang PUPA (Pusat Usaha Pengelolaan Aset), yakni unit khusus yang akan mengurusi masalah aset di UNJ kedepanya namun belum berjalan bahkan sampai terpilihnya Ari dosen Tata boga.

Selain itu, ternyata ada kemungkinan ketika mahasiswa baru sudah mulai masuk perkuliahan, gedung itu masih belum bisa digunakan sebagai ruang kelas. Dan rencana target rampung seratus persen saja ada pada diakhir tahun 2013. Ditambah dari keluhan panita yang meminta bantuan dekannya untuk membantu menghidupkan AC (air condisioner) karena kondisi udara ruangan panas dan menimbulkan terganggunya acara briefing MPA. Aisyah, mahasiswa baru jurusan Manajemen mengatakan, “kita kalo mau kencing harus keluar dari gedung ini dan kenci di WC milik Masjid Alumni, karena air yang ada dalam gedung IDB II belum mengalir.”

Aan Yusufianto

guest83

Author

guest83

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *