Agenda Liar dalam MPA

2 Comments

Kategori pelanggaran penamabahan agenda di luar rangkaian MPA masih tetap terjadi pada kegiatan MPA 2013.

                Selepas pembukaan Masa Pengenalan Akademik (MPA) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ada jadwal tambahan pada kegiatan mahasiswa baru (maba) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP). Dengan berjalan beriringan maba diarahkan ke kampus A oleh para pantia MPA fakultas tersebut. Kegiatan itu kemudian berlanjut  dengan mengumpulkan maba FIP di depan gedung Daksinapati. Acara itu berlanjut hingga pukul 15.00 WIB, padahal pembukaan MPA telah usai sejak pukul 11.00 WIB.

Bukan tanpa alasan, mereka sedang melakukan berbagai tarian serta yel-yel guna mengikuti ajang perkenalan mahasiswa baru 2013. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang diadakan panitia MPA FIP. Acara tersebut dimaksudkan sebagai penyemangat para maba yang akan memasuki dunia perkuliahan. “Yel-yel ini bertujuan membuat maba semakin yakin kepada pilihannya, karena tiap bait dan liriknya mengandung gambaran mengenai jurusan perkuliahan yang mereka geluti,” ungkap Mauli, Panitia MPA FIP kepada Didaktika.

Kegiatan ini tidak sesuai dengan agenda yang telah dijadwalkan oleh panitia Universitas. Karena jika menilik pada jadwal, hari pertama MPA hanya dilakuakan kegiatan pembukaan yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) Kampus B, UNJ.  Padahal, melakukan kegiatan MPA di luar jadwal kegiatan dan tempat MPA yang telah diatur merupakan salah satu kategori pelanggaran dalam pelaksanaan kegiatan MPA.

Ketika ditemui di ruanganya, Pembantu Dekan III FIP tidak merasa bertanggung jawab atas kegiatan yang dilakukan pihak panitia diluar jadwal MPA tersebut. “Persoalan ini adalah tanggung jawab BEM Fakultas dan Jurusan, karena mereka yang mengadakan kegiatannya,” tandas Agus Suyanto, Pembantu Dekan III FIP.

Bukan tanpa akibat, penambahan agenda MPA ini juga menyebabkan banyanyaknya maba yang harus ditangani tim kesehatan ketika kegiatan itu berlangsung. “Sekitar 15 orang sedang ditangani oleh medis. Kebanyakan mereka mengalami pusing-pusing, penyakit bawaan, dan telat makan,” ungkap Malis, Anggota KSR PMI UNJ.

Hal itu juga dikeluhkan oleh para maba yang merasa keberatan dengan adanya penambahan agenda itu. Dea, Maba Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), mengatakan kondisi badannya menjadi terganggu saat mengikuti acara tambahan ini. “Lapar sama lemas habis opening, ya tapi apa boleh buat harus dijalani,” keluh Dea.

Sementara itu di tempat yang berbeda, Koordinator TIPE (Tim Pengawas) FBS  Azmi Wirawan mengharapkan tidak akan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh pihak panitia ketika rangkaian kegitan MPA ini berlangsung. “Pihak Tipe sudah berusaha agar acara yang diluar agenda rangkaian MPA tidak akan terjadi lagi, kesalahan yang sudah terjadi dianggap kecolongan dari pihaknya.” Tutur Azmi. Namun di lapangan tetap ada pelanggaran seperti yang nyata terjadi pada kegitan MPA di FIP.

Chairul Anwar

guest83

Author

guest83

Up Next

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *