Tri Dharma dari TIMES

3 Comments

Lokasi Permukiman Baksos

Dengan mengusung salah satu Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian, perkumpulan komunitas di Fakultas Teknik UNJ melakukan pengabdian terhadap masyarakat yaitu bakti sosial.

Jumat, (6/12), sekelompok mahasiswa dari berbagai komunitas di Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Jakarta yang mengatasnamakan TIMES (Teknik IKK, Mesin, Elektro, Sipil) “TIMES to care #4” melakukan bakti sosial (baksos). Baksos yang dilakukan tiap tahunnya ini dijadikan TIMES sebagai wadah bagi komunitas di FT untuk saling berbagi pengalaman ataupun bertukar pikiran. Selain itu Baksos juga menjadi ajang silaturahmi dengan alumni.

Baksos kali ini dipersiapkan dengan cukup matang. Karena itu mereka mempersiapkannya sudah dari jauh-jauh hari, “kita sudah menyiapkan sudah dari 6 bulan sebelum hari H,” ungkap Eko. Jangka waktu baksos kali ini yaitu tiga hari. Kegiatan pertama dengan pemasangan tenda dan mempersiapkan segala sesuatunya.

Perbaikan Jembatan

Awalnya tempat baksos direncanakan di Jonggol namun akhirnya dipindahkan di desa karadenan, “alasan pemindahan tempat karena di Jonggol pendirian tenda tidak memungkinkan dan atas saran dari alumni lokasi baksos dipindah ke desa Karadenan,” Tambah pria berambut gondrong tersebut.

Perihal pendanaan, tiap jurusan memberikan donasi. “Donasi sebesar 1,5 juta tiap jurusan dan itu digunakan untuk konsumsi, sewa tenda, tronton, sertifikat warga, kabel rol, dan sebagainya,” kata Diah selaku bendahara TIMES. Pendanaan diperoleh melalui mengamen, membuat proposal, jualan makanan dan sebagainya. “Hasil dari pengumpulan dana selain juga digunakan untuk persiapan baksos, sisanya diberikan kepada komunitas yang membutuhkan,” ungkap mahasiswa dari KOMIK tersebut.

Pelaksanaan baksos kali ini menuai tanggapan positif dari peserta maupun warga. Hal tersebut diungkapkan oleh Teguh Anggara (19) dari komunitas Flamboyan yang baru pertama kali mengikuti baksos. “Bagus kalau menurut saya, hanya kurang greget untuk renovasi jembatannya,” ucap Mahasiswa program study Pendidikan Teknik Bangunan 2013 tersebut. Hari Ketut (53) ketua RT setempat mengamini hal positif dari kegatan baksos ini. “Positif sekali, sekalian untuk amal juga bisa membantu warga setempat,” tuturnya.

Aditya Chandra

guest83

Author

guest83

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *