Mahasiswa UNJ Sambut Gembira Hasil Putusan PTUN Jakarta Timur

3 Comments

“Ini adalah kemenangan kita bersama.”

Selasa (27/10) – Belasan mahasiswa yang tergabung dalam gerakan #AdiliAndri menggelar aksi solidaritas di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Mereka menuntut agar hakim PTUN berpihak kepada pihak tergugat (Dekanat) yang telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) yang berisi penonaktifan Andri Rivelino sebagai dosen di Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Di tengah aksi, sebagian mahasiswa yang mengikuti persidangan memberikan kabar bahwa hakim memutuskan gugatan Andri Rivelino ditolak. Hal ini direspon dengan senyuman dan ucapan syukur dari mahasiswa.

“Kami sangat bersyukur, semoga ini dapat membantu untuk kasus-kasus lainnya(yang berhubungan dengan Andri)” ujar Apri Triwibowo selaku koordinator aksi. Namun, menurut Apri, kemenangan yang diraih belumlah sempurna, karena ada kemungkinan pihak Andri Rivelino akan melakukan banding terhadap hasil persidangan dan tuntutan agar Andri dikeluarkan dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) belum terwujud.

Kemudian, Apri menjelaskan bahwa selama ini pihak rektorat tidak mau mengeluarkan SK karena tidak adanya dasar hukum yang kuat. “Dengan hasil putusan ini, kami akan mendorong pihak rektorat agar mengeluarkan SK yang berisi penonaktifan Andri sebagai dosen di sini (UNJ)” ungkap Apri.

Senada dengan Apri, Andika Baehaqi dari Solidaritas Pemuda Rawamangun (SPORA) mengatakan perjuangan mahasiswa masih panjang. Karena, selain melaporkan pihak Dekanat, Andri juga melaporkan FN (korban kekerasan seksual) dengan pasal pencemaran nama baik. “Ini hanyalah langkah awal” ujar Andika. Pria yang akrab disapa Abay ini, mengingatkan agar mahasiswa mengawal kasus ini hingga selsesai. “Targetnya, Andri dicabut SK PNS-nya, dan dipidanakan,” jelasnya.

Hilmar Hasibuan yang menjadi kuasa hukum Dekanat menceritakan berdasarkan saksi dan bukti yang ada, keputusan pihak dekanat telah sesuai dengan aturan yang berlaku. “Berdasarkan asas kewenangan, nilai, dan prosedur, putusan yang diambil pihak dekanat sah secara hukum” ungkapnya.

Kemudian, Hilmar mengucapkan terima kasihnya karena dengan mahasiswa telah memberikan dukungan moral . Hilmar menambahkan bahwa hasil ini dapat dicapai karena kerja keras yang telah diberikan semua pihak, seperti: mahasiswa, dekanat, dosen, dan rektorat. “Ini adalah kemenangan kita bersama,” ujarnya.

Muhammad Fahri

 

guest83

Author

guest83

Up Next

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *