Jam Malam Membatasi Kreativitas

1 Comment

 

Gedung Rektorat UNJ (Sumber : http://fip.unj.ac.id )

Baru-baru ini, Pembantu Rektor (PR) III mengeluarkan surat pemberitahuan. Surat bernomor 546/UN39.3/KM/X/2015 itu menyatakan jika seluruh aktivitas mahasiswa dibatasi hanya sampai jam 22.00 WIB. Kegiatan di atas jam tersebut harus mengajukan surat izin. Sofyan Hanif selaku PR III mengatakan jika kegiatan ini berfungsi untuk mengatur kegiatan mahasiswa agar berjalan baik.

Berlakunya peraturan ini mengikuti universitas lain. “Pada tahun yang lalu kita studi banding ke Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Jam 10 kegiatan selesai. Kemudian mereka pulang,” kata Sofyan.

Bayu Suryo Wiranto, ketua Lembaga Kajian Mahasiswa (LKM) justru mempertanyakan larangan untuk menginap. Menurutnya, bermalam di gedung G meningkatkan produktivitas. “Selain menyelesaikan tugas organisasi di sini (gedung G – Red), besok paginya tetap bisa kuliah,” katanya.

LKM sendiri mempunyai agenda rutin kajian malam. Manfaat dari kegiatan itu dapat bertukar pendapat, bertambah wawasan dan menghasilkan karya baru. “Peraturan ini menganggu produktifitas,” tegas Bayu.

Hal serupa juga diakui Ketua Unit Kesenian Mahasiswa (UKM) Riandy Heryanda. “Ide-ide kreatif timbul saat kita tidak terbatas soal waktu. Kita nyaman soal berdiskusi, manfaatnya kita bisa berproses,”kata Riandy.

Ia mencontohkan kalau melukis butuh ketenangan sendiri, hal itu dapat dilakukan ketika malam hari. Ide-ide kreatif akan muncul ketika dalam suasana malam. Di UKM sendiri kegiatan efektif dimulai dari sore menjelang magrib.

Selain itu, faktor keamanan juga menjadi penyebab berlakunya jam malam. Keamanan menjadi hal utama yang dikhawatirkan. Menurut Sofyan, mahasiswa yang pulang larut malam sangat berbahaya.

Menanggapi hal itu, Riandy punya pandangan berbeda. Menurutnya, keamanan anggota yang pulang malam dikembalikan pada pribadinya masing-masing. Sementara itu menurut Muhammad Ramadhan, Ketua Sigma TV mengatakan, kegiatan yang mengharuskan untuk menginap maka anggotanya akan izin pada orangtua.

Menurut pengamatan DIDAKTIKA, seluruh Unit Kegiatan Mahasiswa menolak berlakunya jam malam. Hal itu tercetus dalam rapat Forum Komunikasi (FK) Gedung G. Mereka sepakat, kalau jam malam sangat mengekang aktualisasi mahasiswa dalam berkarya.

Naswati

guest83

Author

guest83

Up Next

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *