Lagi, Pencurian Helm Terjadi di UNJ

No Comment Yet

Seorang pria yang mengaku bernama Arif Fauzan, tertangkap tangan oleh pihak keamanan kampus, saat sedang melakukan aksi pencurian helm yang berada di area gedung parkir Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Beruntung ada security yang sedang menjaga parkiran dan berhasil menggagalkan aksi pencurian helm tersebut. ia mengamankan pelaku beserta barang bukti 2 helm yang dibawanya. Pelaku pencurian yang tidak membawa identitas itu melancarkan aksi kriminalnya pada selasa pagi (16/04).

“Awalnya ketika memasuki gedung parkiran, pelaku sudah saya curigai karena celingak-celinguk,” tutur Hari Burwanto, satuan pengamanan (satpam) yang sedang berjaga di area ATM BNI. Setelah aksinya diketahui, Hari mengatakan, mulai mengikutinya dan mencoba mencari waktu yang tepat untuk menangkap pelaku.

“Pelaku turun lewat samping gedung Hasyim Ashari dan mencoba meloloskan diri dengan kabur melewati pintu depan ATM BNI, lalu ia menaiki angkot. Namun sebelum menangkapnya saya sempat tanya, kenapa membawa helm dua tanpa membawa kendaraan,” jelas Hari.

Pelaku berdalih sedang menunggu adiknya yang sedang melakukan ujian tes masuk UNJ, namun saat ini tidak ada sama sekali tes untuk penerimaan mahasiswa baru. “Dari pertanyaan itu, pelaku panik dan menyetop angkot untuk kabur,” lanjutnya.

Sebelum berhasil diringkus, Hari sempat dilempar dengan kedua helm tersebut namun ia menepis dengan tangan kanannya dan pelaku berhasil menaiki angkot. “Tapi saya langsung kejar lalu berhentiin angkotnya dan terpaksa harus melepaskan pukulan keras ke pelipis mata kanannya. Setelah itu, saya seret untuk langsung di bawa ke kantor security,” ucapnya.

Dari pengakuan pelaku, ia berasal dari Padang, Sumatera Barat dan tidak mempunyai indentitas lengkap. Akunya, ia merantau sendirian dan belum beristri. Ia pun tidak mengakui sudah beroperasi berapa kali dan dengan siapa saja. “Cuma saya doang, gak ada lagi yang maling,” tambahnya.

Menanggapi aksi pencurian tersebut, kepala pengelola keamanan kampus UNJ, Lepot Haryanto, menuturkan  pihak keamanan kampus akan lebih ketat lagi dalam menjaga lingkungan kampus. Seperti memasang CCTV di area kampus dan melakukan patroli yang intens. Terkhusus penjagaan prihal kendaraan bermotor civitas akademika.

Lepot menambahkan, sudah lama oknum-oknum pencurian di lingkungan kampus menjadi target operasi pihak pengelola keamanan. Ia mengatakan bukan berarti setelah ini tidak akan ada lagi pencurian, malah bisa semakin masif. “Pelaku kriminalpun semakin pintar mengelabui kita, lalu yang sulit ditangkap ada oknum dari mahasiswa yang melakukan pencurian juga,” tuturnya.

Pihak birokrat kampus, Komarudin selaku Wakil Rektor II, mengamanahkan pelaku kepada Lepot untuk segera diurus ke dalam ranah hukum. Selain itu, Komar juga berencana menggunakan jasa swasta lagi untuk menjaga dan menertibkan parkiran kembali.

Penulis: Ilham A.

Editor: Muhtar

redaksi304

Author

redaksi304

Up Next

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *